Paulina
Tiket yang berbentuk invitation, memudahkan anak-anak muda pecinta Hip Hop buat dateng, masuk dan menikmati musiknya, semua serba gratis, bahkan minuman dingin pun tidak luput dari panitia dan disediain secara gratis pula.
Masuk dan menikmati musik digital ala Sound Boutique sebagai pemanasan buat ngajak tubuh berjingkrak semangat, di panggung bagian tengah teman-teman sound boutique seakan ingin ikut membuat panggung yang ramai, menjadi semakin ramai lagi.
Beat yang menghentak serta lirik yang sarat sama pesan itu mulai berkumandang di salah satu bagian Jogja Nasional Museum, menariknya yang menjadi latar dari panggung tersebut adalah Garuda Indonesia, sangat kontras sama lagu yang di bawain beberapa grup hip hop asal Jogja dengan bahasa jawanya yang kental. Rasanya seperti, ketika kamu ingin berkreasi, berkreasilah dengan cara apapun asalkan positif dan pasti akan didengar.
Alaka juga punya keunikan lain seperti yang di sebut oleh Mc Erno, serta Hahan yang malam itu menjadi MC. Alaka memakai literatur Shakespeare dalam lirik yang dia nyanyikan. Ada hal yang membuat penonton terkejut ketika salah satu bagian Drum ada yang terkoyak, Wow, betapa semangatnya Alaka, dan Paul memberikan hiburan buat temen-temen pecinta musik Hip Hop. Kenong yang khas dengan gamelan pun turut disertakan dalam musiknya, salah satu bentuk pelestarian budaya Indonesia, kita harus bangga budaya kita di kenal sama masyarakat luas. Makanya dijaga dan dilestariin biar gak ada yang berani ngaku-ngaku lagi.
Malam, semakin larut panggung semakin penuh, tibalah saatnya Jogja Hip Hop Foundation menghentak teman-teman, lagu yang khas dan penuh makna, pemakaian Bahasa Jawa yang akrab di telinga bikin temen-temen sing a long bareng, ditambah aksi Panggung Juki dan kawan-kawan sangat aktiv menyapa penonton.
Salute, begitu yang bisa terucap. Salute atas kerja sama Jogja Hip Hop Foundation, British Council, Alaka, Seniman grafity kayak Hahan, Tatang dan Sulung yang memamerkan karya mereka menjadi latar panggung. Karya seni mampu mempersatukan anak-anak muda beda benua untuk kegiatan yang sangat positif.






0 comments:
Posting Komentar