Susilo Hadi Dwijatmoko
Ada sebabnya kenapa film ini sangat lucu; tiga beruang hiperaktif dan satu induk
beruang yang sangat menggemaskan dan tentu saja tokoh utama si Merida, tuan
putri yang tiba-tiba berubah sikapnya karena terinspirasi sang ibu.
Kelucuan dua bagian itu ditambah lagi sama tingkah-tingkah
konyol para laki-laki yang pikirannya cuma antara pedang and beruang, maklum set ceritanya kan jaman-jaman dahulu kala di Scotland. Bisa dipastikan yang nonton bakal punya tokoh ato adegan lucu favorit.
Ya, namanya juga film yang disiapin buat ngisi
liburan; Disney Pixar+sutradaranya Mark Andrews memang ngerancang film ini banyakan humornya daripada
konfliknya.
Bahkan, awal mula dari masalah yang ditimbulin sama si tuan putri yang suaranya diisi oleh Kelly Mcdonald, gak kerasa seperti pemicu konflik. Set film kayak begini juga pernah dipakai buat
film komedi Grown Ups, karena pemerannya komedian semua permulaan konfliknya jadi
gak kerasa.
Balik lagi ke Brave. Kalo dibanding-bandingin, ceritanya ini seperti versi lain dari film Brother Bear; which is Mama Bear!
Hehehe. Baiklah, cukup segitu aja ulasannya, karena film memang buat ditonton bukan buat diceritain.








0 comments:
Posting Komentar