Paulina
Belakangan ini, hujan kerap mengguyur beberapa kawasan di negara kita. Terkadang hujan turun dari pagi hingga menjelang malam, atau dari sore hari hingga malam terus begitu mungkin hingga memasuki bulan Juni nanti. Suasana terik dan hawa panas tergantikan dengan udara yang sejuk namun lembab dan basah.
Menyenangkan sekaligus merepotkan sebab kemana-mana harus siap sedia payung atau jas hujan. Apalagi jika hujan sudah turun setiap hari, berbasah-basah ria saat menuju ke kantor maupun saat melakukan aktivitas di luar ruangan mau tidak mau harus dijalani. Kalau sudah begini, baju, celana, dan sepatu pasti jadi korban, selalu basah dan kotor. Penampilan pun seringkali terkesan berantakan dan seadanya. Efeknya bisa merembet kepada menurunnya kepercayaan diri, lalu membuat mood jadi jelek. Ujung-ujungnya jadi tidak semangat bekerja dan malas berbuat apapun.
Walopun gak semua orang ngerasain hal yang sama, tapi setidaknya ada 8 dari 10 wanita ngerasa sebel ketika harus berbasah-basah ria ketika menjalankan aktivitasnya.Beberapa tips yang kita kasih dibawah ini bisa dipake sebagai mood booster dikala huja menyapa, walaupun musim berganti tapi menjadi fashionable tetep harus kan yah..
Coba tinggalkan stilleto anda dikantor ketika berangkat kerja pakailah sepatu yang terbuat dari karet yang nyaman dan mudah kering ketika basah, gunakan ketika pulang dan berangkat kerja. Penggunaan stilleto dikala musim hujan selain licin juga bisa merusak stilleto cantik anda.
Pilih tas yang tahan air. Meskipun Anda memakai payung, tetesan air hujan akan mengenai tas yang Anda sandang di bahu. Sebagai pencegahan, gunakan tas dari bahanpatent leather atau bahan sintetis tahan air yang bisa dengan mudah dikeringkan dengan lap saja. Pilih tas dengan resleting tertutup untuk menghindari kemungkinan air masuk dan membasahi perlengkapan yang Anda bawa.
Simpan hair dryer di kantor. Baju basah dan rambut 'lepek' gara-gara kehujanan memang menjengkelkan, apalagi jika profesi Anda menuntut untuk selalu tampil presentable. Untuk itu selalu sediakan hairdryer atau alat 'catok' yang handy dan kecil di kantor agar bisa mengeringkan rambut dan baju Anda. Bisa juga menggunakan pengering tangan di toilet, tapi jangan terlalu sering sebab angin panasnya bisa merusak rambut Anda.
Hindari penggunaan baju dan celana full-length. Kecuali bagi Anda yang mengenakan jilbab yang memang harus mengenakan pakaian panjang. Saat musim hujan disarankan memakai pakaian yang simple, hingga tidak membuat repot. Celana panjang usahakan jangan sampai lebih dari mata kaki sebab akan terseret-seret ketika berjalan. Akibatnya bagian bawah celana akan basah dan kotor. Cara praktis lain adalah dengan mengenakan celana katun dengan model kapri (7/8 length), lalu menggantinya dengan celana formal setibanya di kantor.
Jangan gunakan rok yang mengembang. Selain akan terasa berat ketika basah, rok seperti itu akan mudah tertiup angin. Saat turun hujan sebaiknya Anda menggunakan rok yang pas di badan (berlaku pula untuk pakaian) atau model A-line dengan panjang setidaknya selutut.
Kenakan jaket, trench coat atau cardigan. Item ini sangat berguna jika Anda menggunakan transportasi umum. Selain melindungi dari tempias hujan, juga bisa menghangatkan tubuh saat diruang kantor yang ber-AC.
Seputar warna dan bahan. Hindari pakaian berwarna putih, sebab noda akibat lumpur akan sangat jelas terlihat. Untuk bawahan, baik rok atau celana, pilihan warna gelap adalah yang terbaik. Selain menutupi kotor, warna gelap tidak terlihat transparan manakala basah oleh air. Atasan boleh dipilih yang sedikit berwarna untuk mengusir perasaan gloomy akibat cuaca yang selalu mendung, misalnya warna biru, hijau, pink, kuning lemon dan turquoise. Untuk bahannya sebaiknya pakai katun, poly-nylon, sutra yang sedikit tebal. Hindari bahan terlalu tipis karena bisa membuat tembus pandang, sementara lycra akan melekat di badan ketika basah dan membuat lembab dan gerah.






0 comments:
Posting Komentar