05 Maret 2012

Menyusui Di Ruang Publik, Bukanlah Pornoaksi


Baru-baru ini artis yang belum lama melahirkan putri pertamanya, Beyonce menyusui putri keclnya di ruang publik, aksi yang dilakukan ibu satu anak ini banyak dipuji oleh ahli kesehatan karena dapat menghilangkan stigma negativ masayarakat tentang menyusui diruang publik adalah pornoaksi.
Pujian kepada Beyonce pertama kali diutarakan oleh seorang Dr. Ruth Lawrence, profesor di bidang kesehatan anak, kebidanan dan kandungan asal Fakultas Kedokteran, Universitas Rochester. Menurut Dr. Ruth, apa yang dilakukan Beyonce tersebut patut diteladani karena bisa membuat wanita muda sadar betapa penting dan indahnya menyusui itu.
Ironisnya belum lama ini para petinggi Facebook melarang pengguna social media ini untuk memasang photo sedang menyusui, Menurut mereka, jika foto tersebut sampai menampilkan puting, hal itu termasuk pornoaksi. Tentu saja larangan Facebook tersebut mendapat protes banyak ibu menyusui. Menurut Profesor Ruth aksi yang dilakukan Beyonce harusnya dapat menjadi pelajaran bagi Facebook.
"Beyonce bisa membuat wanita percaya diri untuk melakukan hal serupa," jelas Emma Kwasnica, pakar menyusui dan kelahiran anak yang ikut menentang kebijakan Facebook
Sementara itu menurut Dr. Alison Stuebe, seorang asisten profesor di bidang kebidanan dan kandungan asal Universitas Carolina, menyusui merupakan aktivitas yang natural. Sayangnya sampai saat ini masih saja orang yang memberikan stigma negatif pada aktivitas tersebut. Tidak sedikit orang yang menganggap ibu tidak seharusnya menyusui bayi mereka di depan umum.
"Dengan menjadikan menyusui ini sebagai isu mainstream, Beyonce membantu mematahkan anggapan tentang menyusui sehingga bayi bisa menyusu pada ibu dengan tenang," jelasnya.
"Menyusui bukanlah pornoaksi karena tidak ada atau hanya sedikit payudara yang terlihat ketika seorang wanita menyusui di area publik," tegas Stuebe.

0 comments:

Posting Komentar