Paulina
Stand up comedy, atau yang dulu kita kenal sebagai monolog ini, kini mulai dikenal masyarakat luas berkomedi secara live dan one man show ini pertama kali ada pada abad 18 di benua Eropa dan Amerika dan pelakunya di sebut sebagai stand up comic. Biasanya seorang comic memberikan bermaca-macam humor mulai dari lelucon pendek, sampai dengan kritik-kritik sosial tajam yang dicampur dengan gaya humor yang menggelitik penonton, tidak jarang mereka menggunakan alat peraga entah memeng untuk dipkai ataupun hanya digunakan sebagai pemanis penampilan saja.
Di Indonesia sendiri, Stand Up Comedy sebenarnya sudah ada sejak dahulu kala. Nama-nama beken seperti (alm) Taufik Savalas, Butet Kertaradjasa dan Ramon P. Tommybens telah lama ada di Stand Up Comedy di Indonesia, kini seiring majunya duni comic di Indonesia muncul juga nama-nama baru yang meramaikan dunia komedi ini sebut saja Raditya Dika, Pandji P, Ernest P, Asep Duaji, Iwel dan masih banyak yang lain.
Dunia Stand Up Comedy seperti memberi warna baru ditengah komedi Indonesia yang berkesan monoton dan sedikit sarkastik.
Stand Up Comedy hadir sebagai komedi cerdas, karena sebagai penikmat kita harus mengikuti alur, konsep yang telah disediakan oleh Comic, serta kebebasan Comic untuk berbicara melalui lelucon mengajak pikiran penonton untuk berfikir atas makna yang disampaikan para Comic.
Dan patut ditunggu, apakah Stand Up Comedy ini bisa bertahan lama mengingat ketatnya persaingan di bidang ini. Semoga "komedi berdiri" ini akan selalu mendapatkan tempat dalam hati para penikmat tawa di Indonesia.






0 comments:
Posting Komentar